8 Aspek Penting Untuk Membangun Bisnis Anda

8 Aspek Bisnis

Ketika kita menjalankan bisnis, maka ada 8 aspek penting yang harus kita perhatikan. Berikut ini merupakan urutan aspek bisnis dari yang terpenting :

1. VISION 

Visi merupakan tujuan masa depan sebuah perusahaan. Menunjukkan jalan 3-5 tahun kedepan bisnis kita mau seperti apa. Visi yang baik yaitu harus diketahui oleh semua orang di perusahaan dan juga tertulis agar bisa menjadi panduan kita dalam mengambil keputusan.

Visi sebaiknya diberitahukan saat kita melakukan seleksi karyawan, sehingga apabila ada calon karyawan yang merasa kurang sesuai dengan visi tersebut tidak akan terpilih dari awal.

Setelah membuat Visi kita bisa menentukan Misi, yaitu apa yang bisa dilakukan untuk mencapai Visi tadi?

“Visi tanpa disertai dengan Action hanyalah sebuah mimpi. Action tanpa visi hanya akan membuang-buang waktu. Visi yang disertai dengan action dapat mengubah dunia” – Joel A. Barker

2. LEADERSHIP

Kepemimpinan (leadership) yaitu kemampuan untuk mempengaruhi suatu kelompok guna mencapai sebuah visi atau pencapaian tujuan yang telah ditetapkan.

Seorang leader yang baik memiliki beberapa karakteristik berikut ini :

a. Memberikan contoh yang baik
Seorang Leader adalah seseorang yang “walk the talk”, tidak hanya memerintah namun juga menjalankan apa yang ia katakan. Ia dapat memberikan contoh yang baik dan menjadi teladan dan inspirasi bagi para teamnya.

b. Dapat bekerjasama
Seorang Leader selalu berkata “KAMI”, karena seorang Leader mempunyai pandangan bahwa prestasi tersebut bisa tercapai karena kerjasama tim, bukan karena kemampuan sendiri.

c. Cerdas
Seorang Leader memiliki intelektual, keunggulan berpikir, ide-ide cemerlang dan pengetahuan yang lebih terutama dalam hal perencanaan dan pelaksanaan serta strategi-strategi apa yang harus di lakukan untuk mencapai target bersama. Ia juga merupakan seseorang yang mau terus belajar dan meningkatkan skill.

d. Rendah Hati
Seorang Leader yang baik adalah seseorang yang selalu rendah hati dan tidak menyombongkan diri, dan tidak menggunakan kekuasaan dan otoritasnya untuk hal-hal yang hanya menguntungkannya secara pribadi namun dapat merugikan teamnya.  Ia juga tidak akan segan-segan memuji dan mengapresiasi teamnya yang berprestasi.

e. Konsisten
Leader yang baik adalah leader yang memegang teguh prinsip dan tegas dalam mengambil keputusan. Ia adalah seseorang yang konsisten tidak plin-plan sehingga tidak membingungkan para teamnya.

f. Bertanggungjawab dan Bijaksana
Ia adalah seseorang yang bertanggungjawab terhadap setiap keputusan dan tindakannya. Apabila melakukan kesalahan, dia akan dengan rendah hati mengakui dan bertanggungjawab atas kesalahannya itu dan tidak mempersalahkan atau mengkambinghitamkan orang lain. Ia juga akan bersikap bijaksana dalam menghadapi setiap persoalan yang terjadi. Ia memiliki kualitas personal yang baik sehingga dipercayai dan dihormati oleh para anggota teamnya.

g. Transparan dan Terbuka
Seorang leader yang baik selalu bersikap transparan, apa adanya dan terbuka dalam bertindak, bertutur kata dan berperilaku. Hal ini akan membuat para teamnya mempercayai dia dan memiliki keyakinan penuh akan kepemimpinannya. Ia juga terbuka terhadap pendapat dan kritik dari teamnya demi kemajuan bersama.

3. TEAM

Menurut Miss Merry Riana dalam bukunya A Gift From A Friend, sukses bukanlah sebuah kompetisi. Ada cukup banyak sukses yang bisa di bagikan dan dinikmati bersama. Kita harus bekerja sama dengan sebuah tim yang memiliki impian dan tujuan yang sama.

Sebuah tim akan memberi kita leverage. Dengan tim, kita dapat mencapai kesuksesan dengan lebih cepat dan lebih mudah. Semua ini adalah mengenai sinergi konsep penjumlahan 1 tambah 1 mendapatkan 11, bukan 2.

Dengan bekerja sama kita dapat mencapai lebih banyak dibandingkan apabila bekerja sendiri-sendiri secara terpisah.

Kekuatan yang dahsyat dapat diciptakan ketika orang-orang bekerja sama.
Berasosiasi dengan orang-orang yang punya pola pikir sama, yang berorientasi sukses, yang penuh kegembiraan. Suatu tim impian adalah alat bantu kesuksesan yang paling menakjubkan yang pernah ada.

Siapa saja yang mencapai sukses besar harus mempunyai tim impian?

Karakteristik apa yang harus dimiliki suatu tim impian?

Sebuah tim impian yang sukses terdiri atas sekelompok orang dengan tujuan tertentu, pikiran dan hati mereka sama-sama berada dalam keadaan serasi satu sama lain.
Harus ada semangat kegembiraan dan saling memberikan kontribusi dalam kelompok.
Hanya tim impian yang berdedikasi, berkomitmen, dan memiliki semangat kegembiraan yang dapat mencapai kesuksesan yang luar biasa.

Ketika kita berada dalam suatu tim impian yang sesungguhnya, anggota-anggota tim ini akan membantu mengidentifikasi kebiasaan buruk yang menghambat kesuksesan kita, dan membantu kita mengubah kebiasaan buruk tersebut. Anggota tim kita akan melihat lebih banyak hal positif dalam diri kita dibanding apa yang kita lihat dalam diri kita sendiri. Mereka akan berada di sisi kita untuk menghibur, menyemangati, dan memacu kita ketika kita letih.

4. FINANCE

Banyak pengusaha, baik pengusaha pemula maupun pengusaha lama masih sering mencampur uang antara uang pribadi dan bisnis, sehingga bingung kalau ditanya:

Berapa Kas Perusahaan?
Berapa Kas Pribadi?

Mulai sekarang, yuk kita pisahkan antara uang perusahaan dan uang pribadi. Agar lebih mudah bisa membuat rekening yang terpisah. Walaupun bisnis tersebut punya kita sendiri, namun dengan memisahkan rekening akan merubah pola hidup dan pola bisnis masalah pengaturan uang.

Setelah kita memisahkan uang bisnis dan pribadi, maka kita dapat menganalisa saat ini bisnis kita sedang berada di level apa?

Ada 3 level pengusaha:

Level 1: Cashflow
Di level ini, yang dipastikan yaitu Cash In > Cash Out. Memastikan tabungan di bank pada Bulan Kedua lebih tinggi dari Bulan Pertama, begitu seterusnya.

Level 2: Profit
Setelah melewati level Cashflow, maka kita memasuki Level Profit, dimana kita berupaya untuk mendapatkan profit yang lebih tinggi.
Cara memperbesar profit ada 2, yaitu dengan memperbesar pemasukan dan memperkecil pengeluaran.

Cashflow seperti NAFAS kita, oleh karena itu harus diutamakan terlebih dahulu.
Profit seperti MAKANAN, yang akan menutrisi perusahaan agar lebih berkembang lagi.

Level 3: Capital
Level Capital adalah level tertinggi. Di tahap ini kita berusaha untuk memperbesar Valuasi Perusahaan.

Lakukan tahapan demi tahapan.
Apabila saat ini sedang berada di tahap Cashflow, perbanyak Cash In dulu minimal selama 3 bulan berturut-turut, kemudian baru masuk ke level Profit dan seterusnya

5. MARKETING

Inti dari marketing yaitu untuk menyampaikan penawaran barang/jasa kita kepada target market sehingga terjadi penjualan yang berkesinambungan.

Untuk terjadi penjualan berkesinambungan pasti syaratnya adalah baik Pembeli maupun Penjual untung. Andaikan hanya penjual yang untung, namun pembeli rugi, si pembeli pasti kapok tidak mau beli lagi. Sedangkan, misalnya hanya pembeli yang untung, penjual rugi, penjual semakin lama semakin rugi dan akhirnya tidak bisa berjualan lagi.

Tantangannya yaitu bagaimana kita bisa Menciptakan Penawaran yang Begitu Menarik dan Bisa Dipercaya sehingga calon pembeli akan berkata kepada diri sendiri, “Saya rugi kalau tidak mau beli,” atau “Saya sungguh beruntung bisa beli.”

Setelah kita menciptakan penawaran yang menarik, tantangan selanjutnya yaitu bagaimana kita Menyampaikan Penawaran yang Begitu Menarik dan Bisa Dipercaya kepada calon customer yang tepat.

6. SYSTEM

Tujuan dibuatnya system di perusahaan adalah agar siapapun yang mengerjakan pekerjaan yang sama akan mendapatkan hasil yang sama. Contohnya apabila kita membeli burger di McDonalds Jakarta akan sama dengan burger yang kita beli di McDonalds Bandung. Kenapa bisa begitu? Karena mereka telah mempunyai system yang baik sehingga setiap proses dan takaran yang dilakukan akan sama walaupun dikerjakan oleh koki yang berbeda.

Urutan pembuatan system yaitu:
– Ditulis 📝
– Disertai Foto 📸
– Disertai Video 📽
Prinsip dalam system yaitu: CAN I ( Constant And Never ending Improvement).

Maksudnya, system yang kita buat saat ini harus selalu di improvisasi, karena bisa saja kita dapat membuat system yang jauh lebih efektif dan efisien seiring perkembangan waktu.

Apakah Anda sudah mempunyai system?
Jika belum tuliskan semua alur bisnis Anda ke dalam langkah-langkah yang dilakukan. Sistem yang terbaik yaitu yang penting ada dulu kemudian baru kita improve. Jika belum ada system lebih baik Anda menuliskan di kertas saat ini juga dibanding belum mempunyai system.

7. LEGAL

Bagian legal biasanya kurang diperhatikan oleh pebisnis pemula. Minimal kita harus memiliki Surat Perjanjian Kerja Karyawan, kemudian sangat baik juga untuk kita mendaftarkan merek / brand usaha kita agar tidak dipakai orang lain.
Basic contract/agreement terdiri dari:
– Date
– Parties involved
– What the payment is about
– Exchange / payment
– Terms and Conditions
– Parties signature

Setiap ada ikatan ke pihak lain, lebih baik kita membuat surat perjanjian agar semuanya jelas di awal.

8. PRODUCT

Brand yang baik bakal “Nempel” di benak customer. Nah apakah brand produk kita sudah nempel ke benak customer?

Mungkin 3 cara ini bisa membantu kita:

1. Be the First
Jadilah yang pertama. Banyak orang berlomba-lomba untuk jadi yang pertama.
Contoh: Nasi Goreng mafia dengan tagline Nasi Goreng Rempah Pertama di Indonesia.

2. Be the Best
Jadilah yang terbaik. Siapapun suka dengan yang terbaik. Bisa jadi dengan kita dapat banyak penghargaan atau dibuat sendiri.
Contoh: Kambing Bakar Cairo dengan tagline Kambing Bakar Ter-Enak No.2 se Cairo. Kalau ditanya siapa No.1? katanya No.1-nya adalah warung punya Ayahnya.. hehehe..

3. Be Unique
Kalau sudah tidak bisa jadi yang pertama dan masih kesulitan jadi yang terbaik langkah terakhir jadilah UNIK. Bisa dalam Produk atau Service nya.

Jadi mau pilih cara yang mana?

Source : Edventure by Merry Riana

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

error: Content is protected !!