You Become What You Think and Believe

“You Become What You Think and Believe” – bagaimana kita dapat menciptakan kehidupan yang kita inginkan.

Kita semua pasti kenal dengan Walt Disney ya… Seorang sosok yang inspiratif yang selalu mengingatkan kita

“If you can dream it, you can do it”

Disneyland tercipta karena mimpi besar Walt Disney. Adapun gagasan untuk menciptakan Disneyland muncul, ketika Walt berjalan-jalan di taman bersama dengan kedua putrinya, Sharon dan Diana.

Saat itu, Walt membayangkan sebuah taman wisata yang sangat luas sebagai tempat anak-anak bertemu dengan tokoh kartun yang mereka sukai. Ketika Walt akhirnya memutuskan untuk menggarap proyek tersebut, *tak ada seorang pun atau suatu apa pun yang dapat mengubah keinginan dan keputusannya.*

Pada tahun 1950-an, impian besar Walt yaitu Disneyland mulai berkembang. Pada waktu itu, semua temannya, terutama bankir-bankirnya, menyatakan bahwa proyek ini gila-gilaan. *Sekali lagi, Walt menunjukkan bahwa impian dan keyakinannya tersebut dapat menjadi kenyataan.* Disneyland pun akhirnya terwujud di Anaheim, California, pada tahun 1955. Hari itu merupakan hari bersejarah bagi Walt.

Bagaimana jadinya jika saat itu Walt Disney mendengarkan teman-temannya?

Pastinya Disneyland tidak ada saat ini yaaa..
Begitu pula yang pernah dialami oleh sosok wanita inspiratif, Miss Merry Riana.

*Sudah pada baca dan nonton “Mimpi Sejuta Dolar” kan ya? Masih ingat ketika Miss Merry Riana pertama kali memutuskan untuk terjun di bidang Entrepreneurship, banyak sekali pihak yang meragukan keputusannya tersebut?*

Saat itu, Miss Merry Riana memiliki 2 pilihan ketika ia lulus kuliah :

Pilihan 1 : Mempertahankan impiannya menjadi seorang entrepreneur dan mengubah perjalanan karier setelah lulus
Pilihan 2 : Menjadi seorang karyawan dan menurunkan impiannya ke sesuatu yang lebih realistis

*Dan ia mengambil pilihan 1…*

Teman-temannya mengira ia sudah gila  ketika ia memberitahu mereka bahwa ia ingin berwirausaha setelah ia lulus.

Bahkan ada yang berpikir bahwa ia terpaksa menjadi seorang pengusaha karena tidak mendapatkan lowongan pekerjaan yang baik.

Guru dan dosennya pun berpikir bahwa merupakan ide yang buruk untuk berwirausaha sendiri setelah lulus, semuanya menasihati dia untuk menjalani karir yang stabil di bidang teknik saja, sesuai dengan jurusan kuliahnya.

Saat itu, ia hanyalah seorang perantau yang tidak memiliki modal, koneksi, dan keahlian apapun. Namun ia nekad untuk terjun ke bisnis, tidak peduli apapun yang dikatakan orang.

Itu semua karena *Mimpinya yang begitu kuat*, yaitu ingin sukses selagi muda sehingga ia dapat membagi kesuksesan dengan orangtuanya dan ingin segera melunasi beban hutang pendidikannya yang mencapai S$40.000 pada saat itu

*Saya Pasti Bisa! Itulah afirmasi Miss Merry Riana setiap harinya*
Dengan modal keberanian, tekad yang kuat dan attitude yang positive, ia memulai perjalanan bisnisnya mulai dari 0.

Ditolak dan disepelekan sudah menjadi makanan sehari-harinya pada saat itu.
Namun, segala usahanya tidak sia-sia

Ia berhasil melunasi utangnya hanya dalam waktu 6 bulan setelah ia mulai berwirausaha!

*[Sharing & Discussion]*

Kira-kira apa yang membuat ia berani mengambil langkah tersebut meskipun hanya sedikit orang yang mendukung keputusannya pada saat itu? 🙂

Jawabannya adalah : *Seberapa penting impian itu?*

Bagi Miss Merry Riana, impian untuk membagi kesuksesan dengan orangtua ketika mereka masih dapat menikmatinya sangatlah penting.

Melihat apa yang telah mereka lakukan dan korbankan untuk nya, dia merasa hal yang dia lakukan dan alami, tantangan dan cibiran orang-orang hanyalah sesuatu yang kecil yang bisa membalas jasa-jasa mereka.

*Mimpi tidak menjadi kenyataan melalui sulap. Membutuhkan keringat, tekad dan kerja keras untuk mewujudkannya – Colin Powell*

*[Sharing & Discussion] :*

Tentu kita bisa belajar banyak dari kedua sosok inspiratif ini, kira-kira apa yang dapat kita pelajari dari kisah hidup mereka?

Yap, betul sekali !

Satu hal penting yang dapat kita pelajari dari kisah sukses mereka adalah :
*Believe, you can create your own life! Percayalah, kita bisa menjadi apapun yang kita inginkan*

Namun, ketika kita diberikan pertanyaan ini :

_Menjadi apakah kita?_
_Apa saja yang akan kita punya?_
_Relasi apa yang kita inginkan?_
_Ingin menjadi ahli apa?_
_Ingin punya identitas apa?_
_Ingin diingat sebagai apa?_

*Apakah kita telah mendapatkan jawabannya?*

Kita sering terkagum-kagum melihat seseorang yang begitu sukses.
Mereka memberikan kontribusi yang sangat besar terhadap masyarakat dan lingkungan sekitarnya. Mungkin kita bertanya-tanya…

_Mengapa mereka begitu mudah mencapai kesuksesan mereka?_
_Mengapa mereka bisa sukses dalam waktu yang cepat?_
_Apakah memang Tuhan sudah menghendaki seperti itu?_
_Atau ada hal lain yang membuat mereka bisa menjadi orang sukses seperti yang sekarang ini?_

Inilah kuncinya :

*Orang sukses percaya “ Saya yang menciptakan kehidupan saya.”*
**Orang gagal percaya “Kehidupan terjadi begitu saja pada saya.” – T. Harv Eker*

*Kita harus percaya bahwa kita sendirilah yang menciptakan kesuksesan, dan kita adalah satu-satunya juga yang menciptakan keadaan yang biasa-biasa saja. Sadar atau tidak sadar, itu semua adalah ciptaan kita sendiri.*

Banyak orang terjebak dalam 3 hal ini :

*1. SUKA MENYALAHKAN* 
*Banyak orang gagal karena sering menyalahkan dan mencari alasan. Mereka menyalahkan perekonomian, menyalahkan pemerintah, menyalahkan karyawan, menyalahkan partner, menyalahkan pasangan, menyalahkan kedua orangtuanya, bahkan menyalahkan Tuhan. Selalu ada seseorang atau siapapun untuk disalahkan kecuali mereka sendiri.

*2. MENCARI PEMBENARAN* 
*Jika mereka tidak menyalahkan,  pasti sering menemukan mereka yang selalu membenarkan segala situasi. Sudah menjadi sifat manusia untuk mencari pembenaran diri atas keputusan yang diambil maupun atas prinsip yang menjadi pegangan hidupnya. Hal ini bukan sesuatu yang aneh, dan sangat wajar adanya.
Misalnya jika kita mengatakan “Uang tidak terlalu penting.”

Jika kita mengatakan bahwa suami atau istri kita, atau pasangan kita atau teman kita tidak begitu penting, apakah ada di antara mereka yang mau berlama-lama di sekitar kita?

Begitu juga dengan uang! Secara tidak sadar, ketika kita membenarkan dalam pikiran kita bahwa uang itu tidak penting, uang pun tidak akan berada dengan kita.

*3. SUKA MENGELUH*
Mengeluh adalah hal terburuk untuk kesehatan dan kekayaan kita. Bahkan terburuk. Kenapa?

Karena apa yang kita fokuskan akan memperluas. Jadi *jika kita berfokus pada yang salah, maka kita akan terus mendapatkan lebih banyak dari apa yang salah.*

Bagaikan komputer, jika terkena virus, kinerjanya akan melambat bahkan sampai menyebabkan error.

Begitu juga dengan pikiran kita, jika pagi-pagi kita sudah mengeluh, maka seharian kita akan terus mengeluh. Karena pikiran negatif akan mempengaruhi mood kita sepanjang hari. Sehingga kinerja kita tidak berjalan secara optimal.

Namun jika kita selalu berpikir positif, maka kita telah mentransmisikan kekuatan untuk membawa hal-hal positif dalam hidup kita.

*Lalu apa yang harus kita lakukan agar dapat membantu kita menciptakan kehidupan kita sendiri?*

Jawabannya adalah :

*1. MENGAMBIL TANGGUNG JAWAB 100% ATAS HIDUP KITA SENDIRI*
*Mengambil tanggung jawab 100% atas hidup kita sendiri artinya kita mengakui bahwa kita sendirilah yang menciptakan segala sesuatu yang terjadi pada diri kita sendiri.
Jika ingin benar-benar sukses dan hidup sesuai dengan keinginan kita, maka kita harus stop menyalahkan dan mengeluh, jangan banyak alasan, dan mengambil tanggung jawab sepenuhnya atas hidup kita.

Hanya dengan begitulah maka kita dapat mengambil alih dalam menciptakan hidup yang kita inginkan tanpa terpengaruh dari pihak luar.

Seandainya kita mendapatkan uang Rp 100 juta secara cuma-cuma, apa yang akan kita lakukan?

Coba lihat perbandingan kedua contoh ini :

*Event (E) + Response (R) = Outcome (O)*
Contoh :
Event : Mr. A mendapatkan uang 100 juta
Response (1) : Mr. A menghabiskannya untuk berhura-hura
Outcome (1)    : Uang Mr. A habis

Event : Mr. A mendapatkan uang 100 juta
Response (2) : Mr. A menginvestasikannya
Outcome (2)    : Mr. A mendapatkan keuntungan dari investasinya

Ternyata, event / kejadian yang sama, apabila di respon dengan berbeda, akan menghasilkan outcome / hasil yang berbeda pula…

Dari contoh tersebut, dapat kita simpulkan bahwa :
*Kita sendirilah yang menciptakan hidup seperti yang kita inginkan. Hidup yang saat ini kita jalani adalah hasil dari pikiran dan tindakan kita di masa lalu – Jack Canfield*

*2. MENGETAHUI TUJUAN HIDUP KITA* 
*Kita semua tentu percaya setiap orang diciptakan dengan tujuan hidup dan juga core gift (bakat) masing-masing.
Mengerjakan sesuatu sesuai dengan tujuan hidup kita artinya kita mengerjakan sesuatu yang kita kuasai dan sukai, dan mencapai apa yang penting bagi kita.

Ketika kita melakukan tujuan hidup kita, segala sumber daya, orang, kesempatan dan segala hal yang kita butuhkan akan secara alami dapat mengelilingi kita.

Adalah sangat penting bahwa kita menemukan tujuan hidup kita. Tujuan hidup bagaikan kompas yang memandu kita. Tanpa tujuan, kita akan bergerak tanpa arah.

*Pikiran adalah sesuatu yang konkret dan merupakan sesuatu yang kuat kalau dipadukan dengan tekad yang bulat, ketekunan dan keinginan yang menyala-nyala.*

Setelah kita tahu tujuan hidup kita, kita dapat mengatur segala aktivitas kita sesuai dengan tujuan hidup kita tersebut. Setiap hal yang kita lakukan haruslah merupakan pernyataan/ekspresi dari tujuan hidup kita. Kita pun tentunya tidak akan melakukan sesuatu yang tidak cocok dengan kita.

Bayangkan jika seorang Michael Jordan disuruh menari balet? ‍♀
Apakah ia akan berhasil?

Belum tentu kan? Karena bakat Michael Jordan adalah dalam bermain basket  bukan balet :p

*3. MILIKI KEYAKINAN YANG POSITIF* 
*Faktor lain yang bisa menjelaskan hidup kita dapat sesuai dengan yang kita inginkan adalah *memiliki keyakinan yang tepat.*
*Keyakinan datang dari pengalaman kita, dari apa yang kita baca, apa yang kita dengar, dan apa yang kita rasakan*
Baik secara sadar maupun secara tidak sadar, keyakinan itu lalu melandasi cara kita berpikir, berbicara dan bertindak di masa sekarang serta di masa depan. Dan sering kali apa yang kita yakini menjadi kenyataan bagi kita.

*Apa yang terjadi dalam hidup kita merupakan refleksi dari pikiran kita.*

Pikirkan hal-hal positif yang akan terjadi pada diri kita.

Visualisasikan diri kita memiliki hal yang paling kita inginkan saat ini dan yakinkan diri kita bahwa kita akan mencapainya. Saat Kita membayangkan mendapatkan hal yang terbaik, maka kita sudah berhasil meraihnya.

Yang perlu dilakukan tinggal mewujudkannya dengan *usaha dan kerja keras.*

Sebab apa yang dipikirkan dan diimpikan *tanpa usaha dan kerja keras untuk mewujudkannya kita tidak akan meraih kesuksesan itu!*

Karena pada dasarnya, *otak manusia secara mendasar hanya mencari kenikmatan dan menghindari kesengsaraan.*

Keyakinan itu bisa diibaratkan seperti magnet.
Bila keyakinan positif bercampur baur dengan keyakinan negatif terhadap suatu hal, tidak ada lagi “kutub positif” dan “kutub negatif” terhadap sesuatu hal, lalu pikiran kita jadi bingung atau jadi netral seperti besi biasa.

Ketika kita yakin bulat bahwa kamu pasti bisa itu positif, sementara gagal adalah negatif, kutubnya menjadi jelas dan kita akan menjadi magnet.

Coba teliti keyakinan yang tidak mendukung dan ubahlah menjadi keyakinan yang mendukung pencapaian tujuan kita.
Contoh :
KEYAKINAN YANG NEGATIF : Saya tidak mungkin bisa kaya.
KEYAKINAN YANG POSITIF : Itu dulu, sekarang saya yakin saya pasti bisa kaya.

KEYAKINAN YANG NEGATIF : Butuh modal besar untuk bisnis
KEYAKINAN YANG POSITIF : Untuk punya bisnis hanya dibutuhkan ide dan kemampuan untuk meyakinkah orang lain.

KEYAKINAN YANG NEGATIF : Saya tidak mampu membelinya, itu terlalu mahal.
KEYAKINAN YANG POSITIF : Kalau orang lain saja bisa, maka saya juga pasti bisa membelinya.

*Mau jadi seperti apa kita, ditentukan oleh apa yang kita pikirkan.*

*Anda adalah apa yang Anda pikirkan..*
Jika Anda pikir “SAYA BISA”, maka “*SAYA PASTI BISA!*”

*4. BERKUMPUL DENGAN MENTOR & KOMUNITAS POSITIF* ‍‍
Bila dalam hidup ini kita harus mencoba sendiri segala hal, kita akan menghabiskan waktu dan energi yang jauh lebih banyak dibanding bila kita bisa belajar dari orang yang sudah sukses di bidang yang kita inginkan.
Dan rata-rata orang bertanya kepada 95% orang yang rata-rata, maka hasilnya juga akan rata-rata.

Kalau kita ingin sukses, kita harus bertanya kepada orang yang di atas rata-rata dan mendengarkan nasihat mereka.

*Itulah pentingnya sebuah mentor!*
Belajarlah dari orang-orang yang terbaik. Jika kita belum menemukan mentor yang tepat, carilah komunitas positif yang dapat mendukung kita untuk menjadi lebih baik lagi.

Apapun yang terjadi nanti, ingat dan tanamkanlah selalu hal ini di dalam pikiran

*MY LIFE. Inilah kehidupan saya*
**MY CHOICES. Inilah pilihan saya*
*MY MISTAKES. Inilah kesalahan saya*
**MY LESSONS. Inilah pembelajaran saya*
*MY SUCCESS. Dan inilah kesuksesan saya*

*5. TAKE ACTION AND STAY FOCUS*

*[ACTION TO DO]* ✍

1. Ubah keyakinan kita menjadi positif dan hindari 3 hal yang menghambat : suka menyalahkan, mencari pembenaran dan suka mengeluh.
2. Temukan dan kerjakan hal yang kita cintai
3. Tulis dan tetapkan tujuan kita secara positif, spesifik dan mantap
4. Buat rencana yang masuk akal dan belajar dari yang terbaik
5. Ambil tindakan dan pantang menyerah
6. Lakukan evaluasi diri

Pada akhir setiap hari, tuliskan 1 hal yang berjalan dengan baik dan satu hal yang tidak.
Latihan ini akan membuat kita bertanggung jawab untuk hidup kita dan membuat kita sadar akan strategi yang berhasil dan yang tidak

*Jadi siapkah kita untuk menciptakan kehidupan seperti yang kita inginkan?* 

Silahkan simak video berikut ini :

http://bit.ly/YouAreNotALoser

Source : Edventure by Merry Riana

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

error: Content is protected !!